Mahasiswa TRM Magang di Industri Internasional: Pengalaman Kerja Nyata Sebelum Lulus

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:49:20 WIB
Dibaca: 7 kali

Surabaya – Pengalaman kerja nyata sebelum lulus menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk memasuki dunia industri yang kompetitif. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur (TRM) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menjadikan program magang industri sebagai bagian strategis dalam kurikulum pembelajaran, dengan tujuan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan kebutuhan dan dinamika dunia kerja.

Program magang dirancang tidak sekadar sebagai formalitas akademik, tetapi sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dengan capaian pembelajaran lulusan. Mahasiswa ditempatkan di perusahaan mitra untuk terlibat langsung dalam aktivitas kerja sesuai bidang kompetensinya, seperti proses produksi manufaktur, perawatan mesin, pengendalian kualitas, hingga pendampingan pada sistem otomasi industri. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi turut berpartisipasi dalam pekerjaan teknis sehari-hari di lingkungan industri.

Melalui magang di industri berskala internasional, mahasiswa TRM mendapatkan pengalaman bekerja dalam sistem dan standar kerja yang lebih ketat. Mahasiswa diperkenalkan pada budaya kerja profesional, penerapan prosedur operasional standar (SOP), serta target kinerja yang harus dipenuhi. Pengalaman ini membantu mahasiswa memahami perbedaan antara praktik di lingkungan akademik dan tuntutan nyata di industri, sehingga proses adaptasi saat memasuki dunia kerja menjadi lebih cepat.

Selain penguatan kompetensi teknis, program magang juga berperan penting dalam pengembangan soft skills mahasiswa. Mahasiswa dilatih untuk berkomunikasi secara profesional, bekerja dalam tim lintas divisi, serta mengelola waktu dan tanggung jawab pekerjaan. Interaksi dengan supervisor dan rekan kerja di industri membantu mahasiswa memahami etika kerja, budaya keselamatan, serta pentingnya kedisiplinan dalam proses produksi.

Kegiatan magang juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenali minat dan potensi karier sejak dini. Melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas industri, mahasiswa dapat mengevaluasi kecocokan bidang kerja yang diminati, sekaligus mengidentifikasi kompetensi yang perlu diperkuat sebelum lulus. Hal ini mendorong mahasiswa untuk lebih terarah dalam mengembangkan keterampilan tambahan selama masa studi.

Bagi program studi, kemitraan dengan industri internasional memberikan umpan balik penting untuk pengembangan kurikulum. Masukan dari industri terkait kompetensi yang dibutuhkan di lapangan menjadi dasar bagi TRM UNTAG Surabaya untuk terus menyelaraskan materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, kurikulum tidak berhenti pada standar akademik, tetapi selalu diperbarui berdasarkan praktik terbaik di industri.

Melalui program magang industri internasional, TRM UNTAG Surabaya berupaya membangun jembatan yang kuat antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga dengan pengalaman kerja nyata, pemahaman budaya industri, serta kesiapan mental dan teknis untuk berkontribusi di sektor manufaktur modern.